“Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta
terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harta
benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak
dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah
tempat kembali yang baik. (QS 3:14)”
Dari ayat
tersebut difirmankan dengan begitu jelas bahwa itu semua adalah
kesenangan-kesenangan yang ada di dunia. Ketika manusia dihadapkan dengan
hal-hal tadi mereka memandang bahwa saya harus bisa mendapatkan itu semua
karena dengan begitu hidupnya akan menjadi aman, tidak sengsara dan serba
tercukupi. Mungkin analogi kuda pilihan untuk zaman sekarang adalah kendaraan
mewah dan sawah ladang merupakan investasi terhadap lahan kosong yang akan
dibangun sebuah pusat kegiatan manusia. Bisa saja. Kemudia kita lihat di ayat
selanjutnya.
“Katakanlah, ‘Maukah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih
baik dari yang demikian itu?’ Bagi orang-orang yang bertakwa (tersedia) di sisi
Allah mereka surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal
di dalamnya dan pasangan-pasangan yang suci serta ridho Allah. Dan Allah Maha
Melihat hamba-hamba-Nya. (QS 3:15)”
Dari ayat yang selanjutnya
ayat ke 15 ini, diberitakan bahwa ternyata ada loh sesuatu yang lebih baik
daripada sesuatu yang tertera di ayat ke 14 nya yakni, surga-surga
yang mengalir dibawahnya sungai-sungai mereka kekal di dalamnya kita
ketahui bahwa di akhirat nanti hanya ada 2 tempat tujuan akhir setiap umat
manusia yaitu surga dan neraka tentunya seluruh umat manusia mendambakan surga
mereka ingin tinggal di dalamnya. Apakah teman-teman tahu bahwa penghuni surga
itu tidak banyak artinya apa kita bisa lihat di ayat selanjutnya menyatakan
(Yaitu) orang-orang yang berdoa “Ya Robb kami, kami
benar-benar beriman, maka ampunilah dosa-dosa kami dan lindungilah kami dari
azab mereka.” (Juga) orang yang sabar, yang benar, orang yang taat, orang yang
menginfakkan hartanya, dan orang yang memohon ampunan pada waktu sebelum fajar.
(QS 3:16-17)”
Jelas sekali disebutkan
bahwa orang-orang yang benar-benar mengharap akan surga-Nya dia pasti berusaha
untuk menjadi orang yang sabar, yang benar, taat, yang berinfaq dan memohon
ampunan pada-Nya. Kita ketahui di akhir zaman ini sedikit sekali orang-orang
yang benar-benar tulus dan memiliki niat yang lurus dalam melakukan hal
tersebut, ini merupakan salah satu dari beberapa ayat yang menyatakan bahwa
orang-orang yang menjadi penghuni surga itu seperti yang tertera pada ayat
tersebut.
Kita lihat bahwa orang yang sabar itu orang yang ketika diberi ujian
oleh Allah dia tidak menjadi lemah dan tidak pantang menyerah, lalu orang yang
benar itu ketika mulai marak orang yang berkata dusta demi terlihat bagus di
depan orang tapi kita tetap pada prinsip menjadi orang yang benar, jujur
walaupun itu terkadang menyakitkan, kemudian orang yang taat yakni menjalankan
segalah perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya serta orang-orang yang
berinfaq dan memohon ampunan tentunya setelah kita melakukan kesalahan atau
dosa kita memohon ampunan dalam artian berusaha semaksimal mungkin agar kesalahan
atau dosa itu tidak terulang lagi.
Penulis
meminta maaf jika ada kata atau kalimat dalam penulisan di atas yang
menyinggung hati para pembaca. Terima Kasih.