Wednesday, February 25, 2015

Lakukanlah hari ini, jangan menunggu hari esok


Dalam hidup ini sedikit sekali orang-orang yang bisa dengan teguh dalam menggenggam impian yang mereka miliki, dan pada akhirnya impian itu menjadi layu, kita malah udah jatuh duluan padahal belum berdiri sama halnya seperti, menyerah sebelum mencoba. 
Dan kebanyakan orang diluaran sana pada takut untuk bermimpi padahal dari buku yang saya baca mimpi itu gratis loh. Lalu bagaimana ya supaya impian kita ini menjadi nyata hmm.. nah seperti yang tertulis dalam buku ini bahwa “Buatlah impian yang tidak bertentangan dengan kehendak Allah Swt. Sebab, bagaimanapun kerasnya kita berusaha impian kita akan sia-sia jika Allah Swt. tidak meridhoinya.
Misalkan nih temen-temen punya impian menjadi pengusaha sukses dengan omset besar karena temen-temen membangun sebuah sekolah untuk masyarakat yang kurang mampu tentu Allah menyukai niatan baik kita dan pasti akan diperlancar di setiap usahanya. Aamiin. Beda halnya dengan yang mempunyai impian jadi pengusaha sukses namun dia terlena dengan keuntungan materi yang dihasilkan sehingga tergoda bisikan setan dan uang tersebut dihabiskan untuk memenuhi hawa nafsunya akhirnya apa Allah tidak menyukai tindakannya dan bisa jadi Allah mengambil kembali miliknya darimu. Maka dari itu selalu ingat untuk memperbarui niat dan impian kita ini untuk apa.

Ingat dedikasikan hidup, mati, impian, cinta, kesuksesan mu hanya untuk Allah Swt.

Serta perjelaslah impian kita ini mau dibawa kemana? Maka buatlah impian kita menjadi sebuah target dan tuangkan ke dalam tulisan.” 

Pour your dreams into this box.

Dan dalam buku tersebut masih ada 8 langkah lagi dalam mewujudkan impian kita. Menurut saya dua langkah awal di atas bisa menjadi modal awal, impian seperti apa sih yang kira-kira mampu kita tempuh dan itu tidak bertentangan dengan perintah Allah Swt.  Dan sisa langkah kedepannya kita bisa susun sendiri berdasarkan kebutuhan dari kita dan impian kita.

So.. tempuhlah perjalanan menuju impian mu sejauh apapun itu jika kita dapat memaksimalkan dari setiap 24 jam yang kita miliki dengan meluangkan waktu untuk merancang, membuat rencana demi terwujudnya impian kita maka dengan ijin Allah Swt. kita bisa membuat impian kita menjadi kenyataan.




Bebaskan impianmu dari belenggu ketakutan


daftar pustaka:
Syafi’ie, Muhammad (2008). Berani Hidup Berani Sukses. Penerbit Republika: Jakarta.

Monday, February 16, 2015

Kepekaan Seseorang Terhadap Masalah


Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi seseorang menjadi peka masalah.

1. Spesialisasi. Keahlian khusus pada bidang banyak menyebabkan seseorang menjadi peka masalah, terutama pada bidang yang menjadi spesialisasinya. Hal ini disebabkan karena yg bersangkutan banyak berhubungan tentang apa yg didalaminya. Apabila suati bidang telah benar-benar didalami, sehingga menjadi keahlian khusus biasanya dia akan menjadi peka masalah.

2. Program akademis. Orang yang sudah menempuh suatu program pendidikan tertentu biasanya banyak mendalami tentang disiplin suatu ilmu pengetahuab baik secara teoritis maupun secara praktis. Daya nalar seseorang akan mampu pula melihat prospek pengembangan hal-hal yang perlu dikembangkan pada bidang yang didalami. Dalam keadaan demikian biasanya dia mengajukan pertanyaan baik kepada dirinya maupun orang lain.

3. Bahan bacaan(kepustakaan). Membaca dpt menunjang peningkatan pengetahuan dan kemampuan berfikir seseorang. Keluasan pengetahuan dan wawasan menyebabkan yang bersangkutan mampu menggunakan penalaran dan berfikit kritis.

4. Analisis thdp sesuatu bidang. Bila seseorang berusaha utk menekuni suatu bidang dia akan mengetahui serba banyak tentang hal yg ditekuninya. Hal ini banyak memungkinkan dia menjadi peka terhadap masalah terutama berhubungan denga bidang yang ditekuni.

5. Memperhatikan kebutuhan dan praktek kehidupan sehari-hari. Seseorang secara seksama memperhatikan praktek2 kehidupan/kebutuhan manusia. Seperti praktek penyelenggaraan pendidikan di sekolah.

Sumber buku:
Ali. M. (1985) Penelitian Kependidikan Prosedur & Strategi. Penerbit Angkasa: Bandung.

Monday, February 9, 2015

Renungan untuk yang berserah diri pada-Nya

DULUNYA IA HAFAL 30 JUZ, SEMUA HILANG TAK TERSISA
KECUALI 2 AYAT SAJA
Lelaki gagah itu mengayunkan pedangnya menebas tubuh demi
tubuh pasukan romawi. Ia adalah dulunya termasuk dari
Tabi'in (270 H) yang HAFAL AL QURAN. Namanya adalah
sebaik-baik nama, 'Abdah bin 'Abdurrahiim. Keimanannya tak
diragukan. Adakah bandingannya di dunia ini seorang MUJAHID
nan NAN HAFAL AL QURAN, terkenal akan keilmuannya,
kezuhudannya, ibadahnya, puasa daudnya serta ketaqwaan dan
keimanannya...???
Namun tak dinyana, akhir hayatnya mati dalam kemurtadan
dan hilang semua ISI AL QURAN dalam hafalannya melainkan
2 AYAT SAJA YANG TERSISA. Ayat apakah itu?? Apakah
penyebabnya..?? Inilah kisahnya :
Pedangnya masih berkilat-kilat memantul cahaya mentari yang
panas di tengah padang pasir yang gersang. Masih segar
berlumur merahnya darah orang romawi. Ia hantarkan orang
romawi itu ke neraka dengan pedangnya.
Tak disangka pula, nantinya dirinyapun dihantar ke neraka oleh
seorang WANITA ROMAWI, tidak dengan pedang melainkan
dengan ASMARA.
Kaum muslimin sedang mengepung kampung romawi. Tiba-tiba
mata 'Abdah tertuju kepada seorang wanita romawi di
dalam benteng. Kecantikan dan pesona wanita pirang itu
begitu dahsyat mengobrak-abrik hatinya. Dia lupa bahwa tak
seorangpun dijamin tak lolos su’ul khotimah.
Tak tahan, iapun mengirimkan surat cinta kepada wanita itu.
Isinya kurang lebih:
“Adinda, bagaimana caranya agar aku bisa sampai ke
pangkuanmu?”
Perempuan itu menjawab: “Kakanda, masuklah agama nashrani
maka aku jadi milikmu.”
Syahwat telah memenuhi relung hati 'Abdah sampai-sampai ia
menjadi lupa beriman, tuli peringatan dan buta Al Quran.
Hatinya terbangun tembok anti hidayah.
Khotamallaahu ‘ala qulubihim wa’ala sam’ihim wa’ala
abshorihim ghisyawah… Astaghfirullah, ma’adzallah. Pesona
wanita itu telah mampu mengubur imannya di dasar samudra.
Demi tubuh cantik nan fana itu ia rela tinggalkan islam. Ia
rela murtad.
Menikahlah dia didalam benteng. Kaum muslimin yang
menyaksikan ini sangat terguncang. Bagaimana mungkin?
Bagaimana bisa seorg hafidz yang hatinya dipenuhi Al Qur’an
meninggalkan Allah dan menjadi hamba salib?
Ketika dibujuk untuk taubat ia tak bisa. Ketika ditanyakan
kepadanya, "Dimana Al Quran mu yang dulu???"
Ia menjawab, "Aku telah lupa semua isi Al Quran kecuali 2
ayat saja yaitu :
ﺭُﺑَﻤَﺎ ﻳَﻮَﺩُّ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻛَﻔَﺮُﻭﺍ ﻟَﻮْ ﻛَﺎﻧُﻮﺍ ﻣُﺴْﻠِﻤِﻴﻦَ
"Orang-orang yang kafir itu seringkali (nanti di akhirat)
menginginkan, kiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang-
orang muslim."
ﺫَﺭْﻫُﻢْ ﻳَﺄْﻛُﻠُﻮﺍ ﻭَﻳَﺘَﻤَﺘَّﻌُﻮﺍ ﻭَﻳُﻠْﻬِﻬِﻢُ ﺍﻟْﺄَﻣَﻞُ ۖﻓَﺴَﻮْﻑَ ﻳَﻌْﻠَﻤُﻮﻥَ .
"Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang
dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong), maka kelak mereka
akan mengetahui (akibat perbuatan mereka).
(QS. Al Hijr: 2-3)
Seolah ayat ini adalah hujjah untuk dirinya, kutukan sekaligus
peringatan Allah yg terakhir namun tak digubrisnya. Dan ia
bahagia hidup berlimpah harta dan keturunan bersama kaum
nashrani. Dalam keadaan seperti itulah dia sampai mati. Mati
dalam keadaan MURTAD.
Ya Allah, seorang hafidz nan mujahid saja bisa Kau angkat
nikmat imannya berbalik murtad jika sudah ditetapkan
murtad, apatah lagi hamba yang banyak cacat ini. Tak punya
amal andalan.
Saudaraku, doakan aku dan aku doakan pula kalian agar Allah
lindungi kita dari fitnah wanita dan fitnah dunia serta
dihindarkan dari ketetapan yang buruk diakhir hayat.
Ma taraktu ba’di fitnatan adhorro ‘ala ar rijaal min nisaa…
"Tidaklah aku tinggalkan setelahku fitnah yg maha dahsyat
bahayanya bagi lelaki kecuali fitnah wanita." (muttafaq ‘alaih).
**Disarikan dari tulisan DR. Hamid Ath Thahir dari buku "Di
bawah Kilatan Pedang" (101 Kisah Heroik Mujahidin)
Repost dari fb: alhikmahjkt

Surat Cinta Untuk Kedua Pelitaku (part2 end)



Mamah 

Itulah caraku memanggil sosok yang berharga dalam hidupku. Beliau bagaikan seorang aktris profesional, beliau bisa menjadi apapun beliau adalah seorang Ibu, guru, dosen, sahabat dan juga dokter untukku, dan selalu saja mempunyai solusi atas segala problematika perkuliahan yang kini kuhadapi. Sengaja aku curhat kepadanya tentang masalah yang sebenarnya sudah terselesaikan itu semua karena aku hanya ingin mendengar celotehan cerewet dari bibirnya.

Sosok yang memberi kehangatan, ketika kudekap erat tubuhnya seakan-akan selama ini aku berada di kutub yang tidak mendapatkan kehangatan sedikitpun. Setiap hendak pulang lagi kekosan kuberanikan diri untuk mencium kening dan kedua pipinya sebagai simbol bahwa aku pergi hanya sementara dan aku pasti akan kembali jika Allah mengijinkan. Maafkan aku Mah terkadang aku tidak membiarkan kau menciumku karena kau akan merasakan bibirmu basah dengan air mataku yang tak terbendungkan lagi, karena aku tahu bahwa kau tak sanggup melepaskan ku untuk tinggal dikosan, kau tak kuasa untuk tidak melihat wajahku sehari saja.

Selamat Hari Pernikahan yang ke-20 tahun. 1 Januari 1995 mereka mengucap janji suci berkomitmen untuk menjadi pasangan yang setia hingga Allah yang memisahkan mereka dengan cara-Nya. Allah meniupkan roh kedalam rahim ibuku, Tanggal 30 November 1995 lahirlah sosok bayi perempuan mungil, mamah menggenggam tangan-tangan ku yang mungil serta jemariku yang rapuh dengan penuh rasa syukur dan kasih sayang. 

Mengajarkan betapa pentingnya kesabaran dan kesetiaan. Itu terlihat ketika mereka selalu menghadapi pahit manis kehidupan dan tetap berdampingan selama 20 tahun terakhir ini. Terima kasih karena telah menyambutku dengan perasaan syukur dan bahagia saat aku lahir kedunia. Dan juga telah bekerjasama bahu-membahu dalam membesarkanku dan mengajariku makna hidup ini.
Alasan aku menulis semua ini dikarenakan aku rindu dengan kedua pelita yang Allah kirimkan sebagai takdir untukku.


                                                                                             Negla Tengah, 6-11-2014
                                                                                                       Anak sulungmu