What do you mean about Akhirat Oriented means Allah Oriented??
Berorientasi
terhadap kehidupan akhirat, artinya kita berorientasi kepada Allah kok bisa
sih? Seperti kita tahu jika kita mengorientasikan alias memfokuskan pada diri
sendiri bahwa tujuan kita hidup ini untuk mempersiapkan diri menuju alam
akhirat, alam abadi yang dimana tidak ada kehidupan lagi setelahnya dan nanti seluruh
umat manusia akan hidup abadi pada tempatnya masing-masing sesuai dengan apa
yang mereka jadikan orientasi saat hidup di alam dunia, alam yang fana yang
sifatnya hanya sementara. Yakin deh apa yang kita jadikan orientasi sekarang
akan berpengaruh pada kehidupan kita selanjutnya loh.
Coba aku
kasih contoh misalnya ada si fulan dia ini mengorientasikan kesempatan hidupnya
untuk mempersiapkan diri menuju alam akhirat, kita lihat saja dari perilakunya
pasti si fulan ini akan semaksimal mungkin dalam menggunakan waktu yang Allah
berikan, untuk di isi dengan hal-hal yang bermanfaat, penuh barokah dan lillah
tentunya. Dari mulai bangun tidur si fulan mengucap syukur kepada Sang Kholiq
karena masih diberikan kesempatan untuk bernafas serta dalam keadaan sehat Iman
dan Islam kemudia fulan ini bersegera mengambil wudhu kemudian menunaikkan
ibadah sholat qobla shubuh dan fardhu shubuh, dia juga merasa tidak barokah
jika aktifitasnya tidak dibarengi dengan tilawah Al-Qur’an serta mentadaburi
artinya sedikit demi sedikit agar ilmunya sampai ke hati.
Alkisah hiduplah si fulan dia adalah seorang mahasiswa tingkat 2 yang memiliki semangat dalam
belajar serta berdakwah di setiap kesempatan, karena dakwah itu banyak macamnya
dan banyak caranya dilihat dari macamnya bisa dalam bentuk lisan maupun tulisan
dilihat dari caranya bisa melalui perbuatan, perkataan, dan jika tidak sanggup
dengan keduanya bisa juga loh melalui tingkah laku kita contohnya nih misalkan
si fulan ini hendak bersalaman dengan lawan jenisnya namun dia ingat bahwa
orang tersebut bukan muhrimnya dan dalam Al-Qur’an disebutkan tidak boleh
bersentuhan dengan orang yang bukan muhrim dengan kita. Dan si fulan memberikan
kode salaman dengan menempelkan kedua telapak tangannya kemudian si lawan
jenisnya membalasnya dengan hal yang sama pula, dari hal biasa seperti itu saja
sudah termasuk dakwah. MasyaAllah begitu banyak cara dalam berdakwah dan Allah
pasti memberikan kemudahan, pertolongan kepada hamba-Nya yang berdo’a, berusaha
serta selalu mengingat-Nya.
Seperti
yang tertera dalam ayat suci Al-Qur’an, Allah Swt berfirman dalam surah Ali
Imran
“Setiap
yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari kiamat sajalah diberikan
dengan sempurna balasanmu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke
dalam surga, sungguh dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah
kesenangan yang memperdaya” [3:185]
Jelas sekali maksud dari
ayat di atas bahwa tidak ada satupun mahkluk yang bernyawa yang tidak merasakan
mati. Jadi jangan sampai kita takut mati dan juga jangan sampai cari-cari mati.
Yang harusnya kita kawatirkan ialah seberapa siapkah kita untuk mati untuk
menghadap malaikat saat di alam kubur nanti? Tidak ada yang tahu kita akan
hidup sampai kapan, maka manfaatkanlah hidup engkau hari ini seakan-akan kau
akan mati esok harinya.
Lalu ayat
tersebut pun menjelaskan bahwa kehidupan dunia itu hanya kesenangan yang
memperdaya hal-hal yang bikin kita seneng di dunia seakan-akan kita akan hidup
lama di dalamnya, itu sebenernya nipu kita biar kitanya lalai dari persiapan
menuju alam akhirat, nah loh jika kita sampai tenggelam dalam manisnya dunia
itu karena kita yang tidak mampu mengatasi hawa nafsu, coba saja dari awal
mengorientasikan hidup ini untuk kehidupan akhirat pasti kita termasuk
orang-orang yang memperoleh kemenangan yang berhasil mengalahkan nafsu akan
duniawi. Tenang gan tidak ada kata terlambat dalam berubah.
Jika kita
mengorientasikan hidup kita untuk akhirat itu berarti kita juga mengorientasikan
diri ini pada Allah. Orientasikan diri ini pada akhirat berarti kita sedang mempersiapkan
perbekalan yang sesuai dengan tempat yang ingin kita tinggali disana.
Setiap umat
manusia mendambakan surga. Benar begitu.
Perlu
diingat gan..
“Dimana pun
kamu berada, kematian pasti kan menemukan kamu, sekalipun kamu berada dalam
benteng yang tinggi lagi kokoh.” [4:78]
No comments:
Post a Comment